Selasa, 06 November 2012

Meningkatkan Kembali Rasa Percaya Diri Anda



Meningkatkan Kembali Rasa Percaya Diri Anda
Ketika anda mengalami kegagalan dan bahkan sampai depresi, tidak memiliki lagi rasa percaya diri, bahkan mengklaim bahwa diri anda tidak berguna, kegagalan anda mencapai titik nadir, menggangap semua masalah yang menimpa anda merupakan hal terberat dalam hidup anda,  bahkan dunia ini terasa begitu sempit, sehingga Anda  menyalahkan orang lain dalam kesalahan dan kegagalan yang ada alami, ternyata hal ini tidak akan membantu anda, bahkan membuat anda mengalami hal-hal terburuk dalam kehidupan anda. Karena hal-hal tersebut menguras perhatian dan pikiran  Anda  jauh lebih besar.
Coba anda banyangkan ketika Anda membawa sekilo buah mangga, kemudian Anda bawa berhari-hari, maka lama kelamaan mangga yang harum itu akan busuk. Maukah Anda membanya terus-menerus?? Mulai sekarang sebaiknya tinggalkan membawa  fikiran negative tentang orang lain.  Karena kebusukan itu hanya akan merugikan tubuh Anda.
Sebuah cerita yang sangat menarik, seorang anak muda dalam karirnya mencoba mempresentasikan project yang dia miliki ke beberapa Investor yang dia kenal. Suatu saat setelah lama mencari Investor, maka yang di tunggu-tunggu telah tiba yaitu proposal yang di kirimkan diterima oleh salah seorang Investor, dan beliau diminta untuk mempresentasikannya. Maka pertemuanpun diatur, sanking senangya pemuda tersebut, maka dia mempersiapkan segala materi yang akan di presentasikan. Waktu yang telah ditunggupun telah tiba, pertemuan antara pemuda dan investor, di agendakan pukul 15.00 WIB, dengan semangat membara, pemuda tadi supaya tidak ketinggalan kereta, maka dia menunggu dari mulai jam 14.00 WIB, dengan harapan lebih baik menunggu daripada di tunggu. Jam 15.00 WIB pun telah tiba, pemuda menemui sekretaris, supaya di agendakan pertemuan dengan Investor. Akhirnya pemuda tersebut dipersilahkan oleh sekretaris masuk keruangan Direktur. Ternyata harapan pemuda itu tidak membuahkan hasil, yang diharapkan bertemu dengan Direktur, ternyata sebaliknya sang direktur  mempertanyakan kedatangan pemuda tersebut.  Bukan malah menyambut si pemuda, bahkan  mengatakan” ada apa dek” dengan sedikit meremehkannya, dan mengatakan bahwa beliau sedang sibuk, dan mau ada pertemuan dengan klien yang lain. Dalam hati pemuda tersebut, kau yang berjanji kau yang mengingkari.. tetapi pemuda tersebut tidak kehilangan akal, beliau terus memaksakan bahwa ingin mempresentasikan proposal yang telah di bawanya, sambil berjalan, untungnya kantor perusahaan itu cukup luas, sehingga pemuda tersebut sambil berjalan meminta sang Direktur untuk mendengarkan sedikit saja barang 2 menit untuk menjelaskan isi proposal. Namun sang direksi tidak mengubrisnya, sesampai di depan pintu kantor, maka pemuda tersebut membuka pintu mobil warna hitam sang direksi, dan mempersilahkan sang direksi masuk ke mobil, sambil menitipkan pesan, pak tolong di baca ya proposal saya. Dan menutup kembali pintu mobil.
Beberapa waktu kemudian, tanpa di sangka-sangka, sekretaris direksi meminta pemuda untuk datang lagi kekantor perusahaan tersebut, tetapi dengan sedikit bingung dia mengatakan sebagai bentuk pertanggungjawaban maka pemuda tersebut meminta akomodasi perjalanaan, dan itu di setujui oleh direksi. Pertemuanpun terjadi, hal ini sangat berbeda sekali pada saat pertemuan pertama, di pertemuan kedua ini sang direksi langsung merangkul pemuda tadi seraya berkata, ini yang saya butuhkan dari seorang pemuda. Kegigihan dalan menjalankan sebuah ide besar. Maka kerjasamapun terjalin antar pemuda dan investor. Kalau setelah prsentasi tersebut sang pemuda tidak merubah pandangan nya terhadap Direktur,hal  ini pasti tidak akan terjadi. Sehingga yang paling penting dilakukan adalah kerjakan semuanya dengan kesungguhan hati Anda.  Kembalikan rasa percaya diri Anda, karena Tuhan bersama Anda yang berusaha.
Bagaimana membangun kembali rasa percaya Diri anda, Anda harus yakin bahwa semua kekuatan itu berasal dari dalam diri Anda. Sehingga semuanya pasti dalam kendali Anda. Rasya syukur yang Anda miliki kepada Allah membantu mengurangi stres dan depresi yang berkepanjangan.  Fokus kepada keberhasilan bukan kesalahan, tetapi dengan focus keberhasilan membantu Anda kea rah yang lebih baik dalam menata kehidupan ini. Dalam kehidupan, Anda pasti melakukan kesalahan; beberapa orang membuat lebih banyak kesalahan. Orang yang menderita depresi lebih memfokuskan diri pada jumlah kesalahan yang mereka buat. Sebagai hasilnya, mereka menciptakan kesan negatif mengenai kesalahan. Tetapi ketika anda fokus kepada keberhasilan yang anda peroleh jika anda melakukan dengan benar, maka peluang akan lebih baik. Setiap kesalahan dan rintangan harus Anda hadapai, bahkan Anda harus menikmatinya, sesungguhnya setiap kesulitan yang Anda alami pasti ada kemudahan.
Dari cerita tersebut, ketika Anda sudah berusaha semaksimal mungkin, dan pasrahkan semuanya kepada Allah, maka pintu rezeki itu akan terbuka dengan selebar-lebarnya. Bahkan Andapun tidak mampu untuk membendungnya. 

Tidak ada komentar: