Minggu, 10 Maret 2013

Bagaimana ide bisa diterima oleh rekan kerja dan Menjadi Populer




Suatu hari dalam sebuah organisasi kerja, diadakan sebuah rapat khusus pimpinan. Si badul adalah orang yang baru masuk dalam lingkungan kerja tersebut. Pada saat rapat pimpinan dimulai, maka pimpinan memberikan kata pengantar kepada para peserta rapat tentang kondisi perusahaan, dan hal-hal apa saja yang telah dilakukan. Pada saat pimpinan melakukan brainstorming, maka hampir semua peserta rapat mengemukan idenya masing-masing, dan tanpa disadari mereka semua terjebak kedalam curhat, dan mengemukan masalah-msalah yang selama ini terjadi diperusahaan tersebut. Tidak satupun dintara peserta yang fokus kedalam sebuah solusi atas permasalahan tersebut. Seolah-olah rapat dijadikan ajang pidato, dengan hasil yang tidak ada. Hanya ada curahan hati yang mudah-mudahan mampu meredkan stress pegawai. sehingga yang ada di benak peserta rapat ketika sudah berbicara semuanya sudah plong.. tidak memiliki beban sedikitpun.
Si badul hanya berdiam diri, mengamati setiap pembicaraan yang di lontarkan oleh teman-teman rapatnya,  ternyata dalam diam nya dia mencatat semua masukan yang menjadi masalah tersebut, sehingga dari masalah tersebut dia sudah memiliki bahan sebagai analisa dam mencari sebuah solusi. Dan pada giliran terkahir sebelum rapat ditutup ternyata pimpinan  meminta masukan dari sibadul, bagaimana pendapat anda pak Badul? Saya melihat dari tadi anda tidak sedikitpun mengemukan pendapat tentang kondisi perusahaan. Karena sudah mempersiapkan diri dengan peta masalah, dan cara menyelesaikannya dengan teknik roblem solving yang sangat sederhana, maka dengan mental yang kuat dan menyakinkan bahwa dia memiliki solusi dalam permasalahan ini.
Kemudian si Badul mempresentasikan semua masalah yang telah dikemukan oleh kawa-kawan kerjanya, dan membuat sebuah kesimpulan solusi. Karena dalam mengemukan pendapatnya dia mengatakan semua solusi ini merupakan kesimpulan dari apa yang telah rekan-rekan kerja sampaikankan. Saya hanya mengambil kesimpulannya saja. Dengan begitu apa yang menjadi Ide si Badul diterima oleh rekan kerjanya. Karena pimpinan nya melihat sesuatu yang luar bisa dalam diri si badul maka proyek tersebut berada dibawah kepemimpiann si Badul.
Dari cerita ini Anda dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa, ketika Anda mampu mendengarkan secara seksama apa yang menjadi permasalah, selanjutnya Anda mampu mensintesakan permasalahan tersebut, dan Anda tidak egois menganggap ide itu miliki Anda maka semuanya akan berjalan dengan yang Anda inginkan dan prestasi kerja anda akan melompat setinggin-tingginya. Tidak menunggu bertahun-tahun, karena anda mampu memanfaatkan situasi dan memontum yang telah ada.
Karena memontum itu bisa di ciptkan dan bisa juga karena kelihaian anda  dalam memanfaatkan situasi dan kondisi. Banyak merenung dan banyak mendengarkan akan lebih mudah anda mengambil sebuah solusi dalam setiap permasalahan yang ada. Mulai sekarang belajarlah dengan teknik yang sederhana bagaimana menyelesaikan permasalahan dan pengambilan keputusan. 

Tidak ada komentar: